Author Archive

Perlahan tapi pasti

Ku Kan Melangkah Lagi dengan Pasti

Saya pikir ini waktunya untuk bangkit lagi dari ke – vakum- an NGEBLOG selama beberapa bulan. Mengayunkah langkah perlahan tapi pasti, dari satu rumah ke rumah lainnya.

NGEBLOG itu luar bisa ketika rumah maya ini kosong selama beberapa bulan, tetapi para sahabat masih saja datang bertamu sekedar melihat apakah rumput di halaman sudah di potong, debu di jendela sudah di bersihkah.

Dan sudah saya mulai dengan mengunjungi beberapa rumah sahabat, sekedar menikmati isi dapur mereka, tanpa meninggalkan tanda tangan, sampai menikmati isi dapur, lemari es, udara segar sambil membubuhkan tanda tangan. Halah.. Kaya artis koe nduk, hi..hi..hi..hi :D . Kalau memungkinkan saya mau mengangkut isinya sekalian :) , tapi takutnya yang punya rumah malah jadi GALAU dan RISAU. :)

Butuh waktu yang panjang untuk berkeliling dunia Maya dan menikmati hidangan di rumah-rumah yang indah, nyaman dan penuh senyuman, tapi langkah awal sudah di mulai, tinggal melangkah lebih jauh dan lebih semangat lagi. Karena aku selalu merindukan sahabat BLOGGER seantero BLOGSPHERE.

 

 

 

 

 

2nd Anniversary Jumialely.com

Jumialely.com Genap Berusia 2 tahun pada tanggal 09 April 2012. Setelah beberapa bulan tertidur, maka ulang tahun kali ini jumialely.com mendapat surprise dari sang suami, Sebuah Laptop Acer Aspire 4752 G  berwarna Coklat yang eksotik, Artinya Bisa NGEBLOG lagi, BLOG WALKING LAGI,  Hu huyyy :) Yes Yes Yes

 

Make a Wish For Jumialely.com

* Semoga Lancar NGEBLOG

* Semoga Berbagi Tulisan yang bermanfaat

* Semoga Lancar BLOG WALKING

* Semoga Semua  Sahabat terus mendukung Jumialely.com untuk berkembang dan rajin berkunjung

* Semoga Semangat menuju 3 rd Anniversary

 

Quotes!

Kakiku memang lama terhenti menyusuri lorong-lorong tulisan maya, tetapi tidak ada kata terlambat untuk  belajar dan berjuang menorehkan mimpi-mimpi yang masih tersisa (Jumialely)

 

 

 

 

 

 

 

Langit itu sedekat ini

Rasanya tidak pernah menatap langit sedekat ini, Seumur hidup aku selalu menatap langit dan melihat langit itu begitu jauh. Langit itu begitu tinggi

Ternyata langit Malinau dan Tempat lain itu begitu berbeda, Seakan aku bisa menjangkaunya, menjunjungnya dekat di atas kepalaku.

Langit itu sedekat ini, Sedekat Ragaku dengan Raganya, Sedekat Jiwaku dengan Jiwanya, Sedekat Cintaku dengan Cintanya. Sedekat kerinduan kami mengarungi Rumah Tangga dengan Kebahagiaan.

Langit itu sedekat ini dan begitu Nyata, Indah dan menkjubkan. Terima Kasih TUHAN untuk semua Keindahan ini.

Category: Doa, Family, notice  Tags:  19 Comments