Dalam langkah kita sering salah tapi terkadang ada nasihat yang mengingatkan kita
Mari Ber-Gurindam Bersama Jumialely
Iri dan Benci di dalam hati
Berujung sakit di bawa mati
Berebut Harta Keringat Rakyat
Negara hancur seperti dikerat
Menyilau mata dengan Permata
Lupa berserah pada yang kuasa
Mencela saudara dalam aibnya
Memalukan diri dan keluarga
Melapangkan tangan untuk Nestapa
Kelak memetik hasil di Surga
Menancap langkah pada kebodohan
Singkat akalnya menuju kehancuran
Apabila Geram merah membara
Terbukalah Pintu untuk menghina
Menyemburkan Dusta bagi sesama
Menggali Lubang api neraka
Mendengar tutur nasihat ayah
Menjadi anak arif bertuah
Orang baik meninggalkan warisan bagi anak cucunya
Tapi si pendendam meninggakan celakanya
Berlari dari nasihat Seorang Ibu
akan Terdampar dalam sesat seorang penipu
Mendiamkan seribu penderitaan
Akan merobek seluruh jiwa dan kesukaan
Sukakanlah hati orang tua dengan kebijakan
Maka masa depan terhindarlah dari cemoohan
Umpat Istri berbantah-bantahan
Seperti Badai dan Hujan Lebat menghantamkan
Sujud mengakukan salah dan Dosa
Mendapatkan Ampun dari yang kuasa
Jika Anak dididik dengan Cinta
Tak ada Rusak generasi Bangsa
Bila Langkahkan Kaki dalam sarang Narkoba
Hilanglah sudah masa yang indah di depan mata
Tinggalkan Amarah di tengah Doa
Lapangkah hati jauhkan dosa
Fakta Tentang Jumialely, Baik Buruknya

dari kiri ke kanan, kakak ipar tertua, Ibu mertua, suami, saya, Ibu, Ayah
Sebelas Hot News, berita terbaru tentang saya
- Baru seja menikah sudah ditinggal jauh sama suami, Padahal lagi maknyus-maknyusnya, hangat-hangatnya, harus ditingal untuk sementara demi menggapai masa depan bersama
- Punya Gelar Baru Ny.Nababan. Wah, sekarang saya jadi Nyonya J
- Semua biaya pernikahan saya dan suami tidak membebani orang tua. Suamiku memang pria luar biasa yang begitu mandiri dan pekerja keras. Padahal Ini bukan biaya 10 atau 20 juta. Saya Bangga punya Suami yang bertanggung jawab terhadap keluarga.
- Belum Pernah Menikmati rasanya Honey Moon alias Bulan Madu. Cuma menikmati malam-malam yang Indah saja, Gak harus ke bulan kan.
- Tinggal di rumah baru, Perumahan PERMAI (perumahan Mertua Indah), say goodbye untuk rumah lama dan mencicipi nikmatnya tinggal bersama mertua
- Punya banyak keponakan baru, setelah sekian lama mengasuh keponakan lama
- Sehari paling sedikit 3 jam di habiskan untuk bertelepon dan melepas rindu dengan suami.
- Akan segera meninggalkan Kota Medan dan terbang ke KALTIM untuk menikmati hari-hari bersama Pasangan sehidup semati.
- Mulai ngepak-ngepakin barang dan akan segera dikirim kemelalui Pos menuju KALTIM, Pakaian Satu lemari, Sepatu plus sendal Sekardus, Seprai, bantal, kuali, periuk, piring, gelas, kobokan, Buku-Buku Se perpustakaan mini. Oh My God, bayangkan seberapa repot dan mahalnya biaya pindahan ya.
- Baru dapat tawaran untuk menulis Artikel di Blog, tapi kok masih sibuk mempertimbangkan ya, mengingat akan pindahan dan belum tahu di tempat baru akan bisa ngeblog lagi apa nggak
- Akan segera kehilangan Anak Murid yang selama ini begitu menghiasi hari-hari saya dan mencari profesi baru di pulau seberang

Sebelas janji dan Harapan Saya :
- Mencintai, menerima, dan memahami suami dengan segala kekurangan kelebihan dan kelemahannya
- Semoga Tahun Depan Menjadi Ibu hamil, punya anak dan menyusui anak. Huhuy
- Berharap di tempat baru bisa ngeblog, bisa menulis dan bisa berbagi
- Meskipun akan jauh dari orang tua dan keluarga termasuk mertua, maka harus tetap menjalin komunikasi dan berbakti sebagai anak dan menantu
- Semoga di Tahun depan Masih bisa menjadi Guru di tempat baru
- Ingin sekali membangun sebuah sekolah, meskipun harus memulai dari kursus kecil-kecilan, Semoga ini benar-benar terwujud
- Semoga Tabungan cukup untuk modal usaha baru, dan jadi wirausahawan
- Semoga Bisa Honey moon, biar telat yang penting jadi. Hehehehehe
- Berharap bisa melanjutkan study ke jenjang lebih tinggi lagi
- Pengen punya laptop baru. Sapa tau ada yang mau nyumbangin ke saya. Hihihihhi
- Menjadi Ibu rumah tangga yang tetap membuat suami bahagia dengan masakan saya, mencintai pasar dan menghangatkan rumah dengan senyuman.

Keponakan di rumah lama : Ave Nayla, yang selalu nempel ga pengen pisah
Sebelas yang tak akan Terulang lagi :
- Gak mau Jauh-jauh dari suami, ga enak banget uey
- Mengajar di sekolah tempatku sekarang adalah hal yang sangat Indah, tapi ini tidak mungkin terulang untuk tahun depan. But It’s Oke, meski tak akan terulang di tahun depan, mungkin suatu saat akan ada kesempatan kembali kesini
- Gak mau telat-telat makannya, masuk angin gak enak banget
- Numpuk cucian, semoga di tempat baru, dengan kesibukan berbeda, punya waktu cukup untuk mengelola waktu.
- Menelatarkan Blog, jika di tempat baru nanti masih bisa ngeblog. Tapi kalo tidak bisa, ya apa boleh buat
- Kurang olahraga, kalo ada suami mungkin olahraganya bisa kembali seperti dulu
- Mudah menangis, Oh No… Tidak. Ini tidak boleh terulang lagi. Kalau jadi Ibu-Ibu harus kuat
- Menelantarkan management keuangan. Ini berbahaya, keuangan hal yang penting, jadi management harus diperketat
- Absen beribadah. Rasanya gimana gitu kalo sampai absen beribadah.
- Malas baca buku. Ini kelewatan, belakangan kok mulai malas baca buku. Ini harus dibenerin
- Begadang. Penyakit yang sangat sulit, tetapi ini harus diperjuangkan. Gimana mau sehat kalau seperti ini terus
————————————————————————————————————————————-
Hot News dan Gurindam ini saya ikutsertakan di KOntes Gurindam Muharam Plus 33 yang diselenggarakan oleh Yunda Hamasah dan Lyliana Thia.
