Archive for the Category »Family «

Apakah Kau Di Sana?

Apakah kau disana terlelap dalam sepi dan kesendirian? Setiap hari yang kita lalui berdua harus terpisah beberapa waktu, demi buah cinta kita yang akan hadir di dunia ini. Terkadang aku tak bisa memejamkan mata, merindukan hadirmu disisiku, mengecup lembut keningku menuju peraduan, berbagi cerita sampai kita terlelap.

Apakah kau disana Seceria hari kemarin? Setiap pagi tanganku mengaduk segelas minuman untukmu, menyajikan makan untuk kita nikmati bersama, tertawa menikmati acara televisi, bahkan berteriak ketika menonton pertandingan bola. Terkadang aku enggan menyalakan televisi karena tanpamu rasanya tidak ada acara yang menarik. Kerinduan bahkan terkadang menyesakkan dada, tetapi demi buah cinta kita, kerinduan harus terus terpendam.

Entah berapa ribu kali kita mengucapkan kata SAYANG dalam setiap huruf yang terkirim atau suara yang terdengar, tapi kerinduan ini semakin memuncak, kerinduan dekat denganmu, menikmati pagi, siang dan malam indah kita bersama.

Apakah kau di sana merasakan hal yang sama denganku? Mungkin semua ini hanyalah pertanyaan retorika yang tak perlu jawaban, karena kita adalah satu yang memiliki rasa yang sama, kerinduan yang sama, karena kita adalah SATU CINTA yang abadi.

Karena aku sangat merindukanmu, kamu yang mengikat hatiku, yang memberikan nyawa di dalam rahimku. Kamu Suamiku yang selalu ada dalam hidupku. I Miss You.Karena aku tahu Tuhan memberi kita kekuatan untuk tetap tersenyum meski harus terbentang jarak selama  beberapa waktu.

Dalam kerinduanku yang tak mampu untuk kuungkapkan dengan semua kata ini. I LOVE YOU MY HUSBAND

 

 

 

 

 

Langit itu sedekat ini

Rasanya tidak pernah menatap langit sedekat ini, Seumur hidup aku selalu menatap langit dan melihat langit itu begitu jauh. Langit itu begitu tinggi

Ternyata langit Malinau dan Tempat lain itu begitu berbeda, Seakan aku bisa menjangkaunya, menjunjungnya dekat di atas kepalaku.

Langit itu sedekat ini, Sedekat Ragaku dengan Raganya, Sedekat Jiwaku dengan Jiwanya, Sedekat Cintaku dengan Cintanya. Sedekat kerinduan kami mengarungi Rumah Tangga dengan Kebahagiaan.

Langit itu sedekat ini dan begitu Nyata, Indah dan menkjubkan. Terima Kasih TUHAN untuk semua Keindahan ini.

Category: Doa, Family, notice  Tags:  20 Comments

Dicium, dipeluk dan berhayal bersama

Di bawah sebuah Pohon Rambutan, dalam Ruang terbuka tanpa Dinding dengan Atap yang teduh, di Pamulang, aku duduk berdua dengannya. Sekali-sekali tangannya membelai rambutku dan Memelukku mesra sekali. Dia dekap tubuhku erat dan terkadang mencium pipiku.

Hari Itu bulan Juli tahun 1996, Aku masih duduk di kelas 3 SMU.  more…