Menikmati Travelling Ke Taman Lumbini dengan ini rasanya gimana gitu..:)
Archive for the Category »Food «
Delicious Traveling with Chocolate
Tips Kuliner Jong Labar
Ketika Resep Jong Labar di Luncurkan atas permintaan Ibu Ni CampereniQue, yang penuh cinta, muncul sebuah kiriman di facebook saya, isinya seperti ini : “tester sudah mateng, ketika dicobain, rasanya OK, tapi penampakannya kenapa tidak indah
kurang solid dia …. kai si leipak ei (“kira-kira apa yang salah?) Eda Jumia LeLy Bukit?”
Catatan : dalam bahasa batak karo, Eda adalah panggilan untuk istri dari saudara laki-laki kita (dalam artian laki-laki itu semarga dengan kita), berlaku untuk sesama perempuan ( bukan laki-laki), dengan kata lain kakak/adik ipar
Kemungkinan besar yang terjadi atas pucatnya warna Jong Labar ada beberapa hal :
- Warna jagung agak putih/tidak terlalu kuning, hal ini saya temukan juga pada beberapa jagung manis di Medan, biasanya saya akan mencari jagung manis yang benar-benar kuning. Pada Awalnya, masyarakat Batak karo menggunakan jagung biasa yang masih muda, karena dahulu belum ada penanaman jagung Manis. Tapi pada masa sekarang ini kebanyakan menggunakan jagung manis, karena banyak dijual di pasaran.
- Gula merah / aren juga tidak asli aren, tetapi campuran. Sering sekali kita menemukan Gula Aren yang telah dicampur dengan Gula tebu, biasanya ditandai dengan cara menekan gula, jika keras berarti adalah campuran, jika agak lembut dan warnanya lebih gelap, berarti adalah aren asli.
Nah.. Ketika saya membuat Jong Labar/Jagung Labar ; kurang lebih beginilah beberapa cuplikan Gambar
Jagung Yang telah diparut, jagung manis biasanya lebih berair dibanding jagung biasa, jadi bisa diletakkan diatas saringan agar tidak terlalu banyak kandungan air
Tetapi jika ada masalah dengan air Tips dari Ibu Ni CampereniQue dengan menambahkan Terigu sangat bermanfaat dalam membuat Jong/Jaung/Jagung Labar, agar tidak hancur.
Selamat Mencoba
Kuliner Khas Batak Karo : Jong Labar
Sebuah Percakapan Singkat dengan Sahabat dalam Bahasa Batak Karo
-
“my Friend” : egia tersingetna, pernah kang kam reban jong labar? merhat aku rebansa man berenken man kalak … ei pe adi la mesera rebansa. adi jaung pas ka melala ras la mergasa sangana jenda. cuma cara kerja na ei kap ken langa ku teh, ndai ku sungkuni bulang gugel la kidah ngaloi dah

(Teringatnya, Pernah Gak Membuat “Jong labar”? Aku kepingin membuatnya untuk diberikan kepada seseorang… itupun jika tidak sulit untuk membuatnya, kebetulan jagung sedang musimnya, dan harganya sedang mudah disini. Cuma cara membuatnya aku tidak tahu, Tadi saya tanyakan ke Kakek Google, tapi dia tidak menjawab
)
-
“Saya” :Adi Bage Gelah Ku Ban Postingen Tentang Jaung Labar yah.. GElah Ula Kam Bingung
(Kalau Begitu, saya akan buat postingan tentang “Jaung Labar”, biar gak bingung
Sebelumnya untuk diketahui, dalam bahasa batak karo :
Jong / Jaung = Jagung
Jong / Jaung Labar = Kue berbahan jagung yang dibungkuns daun dan di kukus
RESEP Jaung Labar / Jong Labar / Jagung Labar
Bahan :
- 1/2 Kg Jagung manis yang sudah di parut / diiris dari bongkolnya / jagung yang telah dihaluskan (jangan di blender)
- 1/4 Kg Kelapa Parut Setengah Tua (1 buah kelapa ukuran kecil yang telah diparut)
- 1/4 Kg Gula Merah / Gula Aren yang telah diiris-iris halus (manis sesuaikan dengan selera)
- 1/4 sendok Teh Garam
- 1/4 sendok Teh Lada Hitam yang telah dihaluskan (boleh diberi-boleh tidak, sesuai selera, tetapi lebih lezat jika ditambahkan lada hitam)
- Daun Pisang Untuk membungkus
Cara Membuat
- Aduk semua bahan sampai merata
- Sendokkan bahan ke Daun Pisang
- Bungkus di daun pisang dengan bentuk persegi panjang dan kedua ujungnya dilipatkan
- Kukus kurang lebih 30 Menit atau lebih sampai matang
- Siap Disajikan
Hasil dari 1/2 Kg Jagung halus kurang lebih 25 sampai 30 bungkus
Silahkan dicoba, saya yakin rasanya sangat maknyussss dan ga nyesel dehhh
Tidak ada kata terlambat untuk belajar membuat kue, heheheeh
bahannya gampang, membuatnya gampang









