Archive for the Category »Lomba Puisi «

Suara Anak Negeri

Aku Bukan Budak Negeri Tak Kenal Rasa Kemanusiaan
Kami Bukan Anak Negeri Perusak Harta Ibu Pertiwi
Ujung Bumi Gemetar Memandang Semangat Perjuangan Kami


Cukup Bagi Kami Terinjak dalam Derita Puluh bahkan Ratusan Tahun
Ini Negeri Tempatku Berdiri Menantang Jaman more…

Kepada Usup Supriyadi

Dalam rangkaian huruf dan kata kau melukis

Entah tentang hidup dan agama

Mengingat Sang Pencipta dan sang debu yang bernafas

Antara kelembutan dan kekerasan tetap bersemayam di rumahmu

Rumah maya dalam hidup nyata

Untuk sang lelaki dan wanita

Menembus Ruang hati dalam sujud kepada Sang Khalik

Menyusup dalam  tenang nafas jiwa

Usup Supriyadi tak mengeluh

Untuk satu ruang meski tak terjamah

Karena jari jemarimu menari bukan untuk mencari sensasi atau promosi

Demi Sujud Hati dari Sang Pencipta

Nikmat terukir bagi sahabat

Meski Tubuh dan usiamu muda

Tapi jari jemarimu menangis untuk ketidakbenaran

Kalimatmu untuk kembali kepada sang Khalik

Engkau Usup Supriyadi.. Tak perlu lelah

Puisi ini di buat untuk memeriahkan hajatan Usup Supriyadi dalam rangka Menulis Puisi “Kepada Usup Supriyadi”

Juara Lari

Hening menyapa di tikungan jalan
Kubersiul menatap kekiri dan kekanan
*gedubrakkkk* aku tersandung
Tanganku merengkuh sesuatu untuk bertahan
Uaaaaaaa.. aku berteriak
Ternyata jenggot seorang kakek tua


Aku berlari secepat kilat
Bersembunyi di antara ilalang
Kakiku terasa lembab dan basah
Oh.. tidak…. aku menginjak kotoran manusia more…