Terlepas dari segala perdebatan tentang Peringatan Hari Lahirnya Pancasila, betapa miris dan menyedihkannya ketika seorang yang mengaku pelajar, orang terpelajar, Rakyat Indonesia, tidak tahu Sila-Sila yang terdapat dalam PANCASILA. Sangat memprihatinkan…! Ketika kita lupa akan FALSAFAH dan IDEOLOGI Negara.
Betapa kita malu ketika, ada orang-orang yang saling menyakiti antar umat beragama, bahkan saling menyakiti dalam satu agama, hanya karena perbedaan beberapa prinsip. Haruskah Kita menyakiti rasa toleransi dan KETUHANAN YANG MAHA ESA? Jangan kita lupakan bahwa apa yang kita miliki, apa yang kita nikmati saat ini adalah karena Rahmat-NYA. Segala keberbedaan kita adalah karena Rahmat-NYA. Dimana BUDI PEKERTI dan Nilai-Nilai Moral yang baik, yang telah ditanamkan baik kepada kita? Haruskah Rasa PERSATUAN INDONESIA itu menjadi rasa permusuhan?
Ketika Rasa KEMANUSIAAN dan KEADILAN telah dikangkangi dengan oleh para koruptor, para pemimpin yang memperkaya diri sendiri, merampok apa yang menjadi hak rakyat, menginjak setiap hak orang kecil, membela mati-matian mereka yang “ber-UANG”, bahkan mengutamakan orang-orang berdasi dan datang dengan mobil mewah untuk memfasilitasi kesehatan. Sementara mereka yang dengan keikhlasan turun kebawah tidak mendapatkan apa-apa. Haruskah KEMANUSIAAN dan KEADILAN itu tidak lagi menjadi milik Rakyat. Ditengah orang kaya raya, berjejer kemiskinan, kelaparan dan kebodohan. Rakyat yang merasakan Hilangkan PEMIMPIN yang memiliki HIKMAT dan KEBIJAKSANAAN, merasakan bahwa WAKIL mereka di pemerintahan tidak membela RAKYAT, tetapi menginjak dan memeras hasil keringat mereka. Lalu dimana KEADILAN SOSIAL itu?
Ketika PANCASILA dimuseumkan dalam segala bentuk dan tindakan yang tidak terpuji, kekerasan, kemiskinan, ketidakadilan, maka Indonesia akan tetap terjajah, terjajah bukan dengan peluru, tetapi terjajah oleh hilangnya rasa Nasionalisme dan makna Bhineka Tunggal Ika.
PANCASILA adalah filosofi yang luar biasa, yang tidak dimiliki oleh Negara lain. Jangan MUSEUMKAN PANCASILA dalam segala tingkah laku kita, dalam segala keegoisan kita. Betapa akan hancurnya nasib Generasi Muda jika kita tidak berubah dari sekarang. Jika Pemimpin tidak merakyat dan mempedulikan rakyat. Kepedulian bukan hanya dengan pidato, tetapi dengan tindakan nyata.
Ketika GARUDA di dadaku bergaung, maka Nilai-Nilai PANCASILA haruslah memberi makna untuk menyelesaikan masalah di Negeri yang kita cintai ini, Karena tidak ada kata terlambat untuk berubah dan berjuang mewujudkan mimpi Negeri ini.
Selamat merayakan 1 Juni.
Source Gambar : Kompas.com



