Dear My Baby….
Kehadiran pertamamu dalam rahimku telah memberi semangat yang baru bagi kami. Apakah kami bahagia? Mungkin tidak ada kata yang mampu menggambarkan setiap kebahagiaan atas Anugerah terindah yang diberikan atas nama cinta Papa dan Mamamu. Meski saat itu usiamu masih janin 6 minggu, tapi kebahagiaan kami melebihi usia yang telah terlewati.
Anakku sayang, kesempurnaan kau hadirkan dalam kehidupan kami, meski kadang kami khawatir, cemas apakah keadaanmu baik-baik saja di dalam rahim Mama. Dalam setiap Doa, kami selalu memohon kepada NYA agar kau tetap menjadi janin yang kuat, sehat dan sempurna. Bukan Mama saja yang mengkhawatirkan keadaanmu sayang di dalam sana, tetapi Papamu juga, yang berusaha menjaga Kita berdua agar tetap kuat, sehat, yang setia menemani kita ke Dokter, memandangmu di dalam sana dari balik layar komputer 2Dimensi.
Nak…! Mama bisa merasakan setiap detak jantungmu, yang beradu dengan setiap denyut nadi dan jantungku. Setiap rasa lelah, sakit di sekujur tubuh sekan terkalahkan oleh rasa bahagia ini. Apakah Mama Pernah menangis??? Aku tahu Nak, kau merasakan apa yang Mama rasakan, kala Mama sedih dan menangis, Kala Mama merasa sepi dan sendiri, Kala mama bahagia dan tertawa. Karena kita satu. Satu dalam darah, nafas dan segalanya.
Anakku sayang, aku tahu engkau juga bahagia merasakan setiap elusan lembut tangan Papamu, Suaranya saat menyapamu di dalam sana pasti membuatmu bahagia. Papa yang selalu mengkhawatirkan kesehatanmu, yang selalu mengingatkan Mamamu untuk sekedar meminum vitamin atau Susu. Itu Karena Cinta Papamu yang besar untukmu Nak!!
Anakku yang tercinta, Tetaplah sehat disana, dan kuat sampai nanti kau melihat dunia ini, melihat wajah Papa dan Mama mu. Kami selalu mencintaimu, meski kita berdua saat ini jauh dari Papamu, tapi dia tetap menyapamu walau hanya mendengar suaranya.
Mama Mencintaimu selalu sayang, begitu juga dengan Papamu
Love you sayang, baik baik di dalam sana.
Salam penuh cinta
Mama


