Surat Cinta Untuk Dija

My Dear Dija,

Dija Sayang, Hidup ini adalah sebuah mimpi dan perjuangan, dan itu adalah milikmu, bukan sesaat tapi selamanya, ketika matamu terbuka dan tertutup.

Sayang, ketika  berada dalam rahim bundamu, ketahuilah, bahwa dia berjuang  mempertahankan hidupnya demi kesehatanmu, agar terlahir dengan sempurna, dan ketika saat dija terlahir ke dunia, dia berjuang keras melawan antara hidup dan mati.

Bundamu masih melihatmu dan tersenyum untuk pertama dan terakhir kali di dunia ini, tapi sampai saat ini usiamu sudah 17  tahun, dia masih tersenyum menatapmu dan masih terus mengiringimu dengan doa-doa.

Jangan pernah tanyakan sayang, mengapa harus seperti itu? Karena, bundamu hidup dalam setiap tangan yang membelaimu dari saat terlahir kedunia, yang mencium keningmu penuh cinta sepanjang hari, yang membelai lembut kulit halusmu ketika memandikanmu dengan air yang begitu hangat dan memberikan keharuman seorang bayi, bahkan merelakan dirinya untuk tidak tidur ketika mendengar tangisanmu. Dia ikut menangis ketika kau sakit, terluka dan meneteskan air mata, kemudian memelukmu penuh cinta untuk menenangkanmu, sembari menyanyikan lagu nina bobo, kemudian menyanyikan doa-doa ditelinga mungilmu.  Dan disitu ibumu sedang memelukmu dan melantunkan doa-doa itu.

Sayangku, ingatlah saat-saat kau mulai belajar menulis, membaca dan melantunkan syair-syair doa yang indah itu, bahkan saat pertama sekali mengucapkan kata “Ibu….” pada seorang wanita yang tak berhenti tersenyum untukmu. Dan  tumbuh menjadi anak yang manis, rajin dan penyayang.

My Dear Dija,  Hidup sudah mengajarkanmu untuk melihat, merasakan dan mensyukuri setiap Anugerah dari Tuhan. Dan di usiamu yang hari ini Telah mencapai usia dewasa, Jangan pernah berhenti bermimpi sayang, dan jangan pernah berhenti berjuang. Jangan pernah lepaskan kerudung cinta, kebajikan, kasih sayang, keadilan dan kemurahan, dan kerendahan hati  yang sudah dija terima selama ini. Itu milikmu nak, Genggamlah itu setiap saat dimanapun berada. Itulah peninggalan seorang ibu yang telah kau miliki semenjak dari dalam kanduangan.

Dear, sebentar lagi waktunya untuk mengejar mimpimu itu, tersenyumlah selalu nak, ketika merasa sendiri dan kesepian, ketika saat merindukan kehadiran ibu disisimu, Lukiskanlah kerinduanmu dalam doa, puisi, nyanyian dan lukisan, ceritakanlah setiap keresahan dan kegalaunmu kepada Allah, sehingga kelegaan adalah milikmu.

Dija sayang, Usia 17 itu kebanyakan remaja yang menjadi dewasa  menganggap dirinya bisa hidup lebih bebas. Tapi aku tahu, Dija begitu berbeda, dan jangan melepaskan dirimu untuk kehidupan dunia ini, tapi jaga hatimu nak.

Ingat setiap tangan yang sudah mengajarkanmu hidup, dan kokohkan semangatmu untuk tidak lemah dan menyerah pada keadaan, karena dija adalah wanita kuat, tegar dan pemberani. Wanita anggun yang berjuang meraih segala mimpi.

Sayang, ada saatnya akan merasa lelah, merasa tersudutkan, merasa sendiri, merasa tak mampu menghadapi masalah dan problema sebagai orang dewasa, tapi selalulah bercermin pada kekuatan yang sudah kau lewati, bercermin pada orang-orang yang selalu mencintaimu selama hidup.

Tersenyumlah selalu nak, karena aku juga begitu menaruh cinta yang dalam dan kekaguman yang besar pada dirimu.

Sayang, Surat ini kutuliskan pada usiamu yang pertama dan kuberikan untuk usiamu yang ke Tujuh Belas.  Hidup ini adalah Rahasia Tuhan, Jika Tuhan ijinkan, kita masih bisa bersama-sama menikmati kata-kata ini bersama, tapi jika Tuhan menginginkan aku kembali kepadanya sebelum saat itu, ketahuilah Aku sangat mencintaimu dan aku pun akan selalu mengiringi harimu dengan doa dan senyuman.

Selamat ulang tahun yang pertama ketika aku menulis surat ini untukmu sayang, dan selamat ulang tahun ke 17 ketika kau membaca surat ini  di tanganmu sendiri.  Jangan pernah menyerah ya nak.

Mama di Surga pasti selalu senang melihatmu kuat dan tersenyum seperti ini setiap hari.

 

I Love You Khadijah.

Peluk sayang penuh ketulusan untuk Putri mayaku yang kuat dan penuh semangat.

———————————

Surat ini kutuliskan untuk Princess  Dija,  semoga suatu saat dia akan bisa membacanya dan tersenyum bahwa cinta ada dimana-mana.

 

 

 

 

You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.
50 Responses
  1. dey says:

    ikut terhanyut bacanya … keren !

  2. usagi says:

    sumpah…
    merinding..
    gila…keren banget…

  3. monda says:

    aku aja berkaca2, seperti biasa kak Lely selalu mampu merangkai kata2 indah, aku dukung ya

  4. pasti dija sangat bahagia menerima surat ini kak leli…kata-katanya begitu indah…

  5. sedjatee says:

    tulisan kesekian ttg dija
    semoga dija baek-baek selalu…

    sedj

  6. dhe says:

    speechless mbak.. dhe ngebayangin kalo dhe jadi Dija yang udah gk bisa ngelihat wajah tercantik yang dhe punya, pasti hancur banget.. semoga Dija tumbuh jadi gadis yang lebih kuat.. :)

  7. nchie says:

    hiks..hiks..sedih banget..jadi terharuuu..
    Dijaaa..!!
    Sukses ya Mba’e,moga menang..

  8. lozz akbar says:

    hadooohh… kudu nangis aku…

  9. Kakaakin says:

    huhuhu… Mbak, ini lebih mengharu biru…

  10. mamah Aline says:

    beruntung sekali Dija mendapat surat indah ini nanti di usia 17, isi pesannya benar-benar dalam dan penuh sayang…
    gak nyangka mbak Lely begitu keibuan, aku ikut terharu mbaak…

  11. aming says:

    inikah dejavu??
    seperti di film…
    tapi salut lah, semoga dija kelak membaca tulisan ini

  12. yayats38 says:

    Semakin terharu baca harapannya :( sarat pesan, sarat makna. :)

    —–

    Oot kasih kabar dikit yah, mbak untuk memperpanjang domain ini silakan menghubungi Mas Dwi .. jadi gak perlu berburu lagi he he.
    Trims >>>

  13. nia/mama ina says:

    Mbak lely, suratnya bagus banget…sampe nangis aku bacanya…..pasti Dija bahagia karena banyak orang yang menyayanginya

  14. latree says:

    semoga dija sempat membacanya nanti di usianya yang ke 17 :)

  15. Rean says:

    Butuh waktu beberapa menit untuk saya mencerna isi surat ini.

    Semoga Dija menjadi perempuan yang baik di masa depan karena telah berlimpah cinta di hari pertamanya berulang tahun :)

  16. Prima says:

    Amiiiinnnn…

    *jujur aku sampe bingung mau komen apa mbak, Dija ada dimana2… udah abis stock kata2… wkakakakaak

  17. Bang Ahmad says:

    Semoga kelak si Dija jadi anak yang membanggakan kita semua. amien. Indonesia butuh putra-putri yang cerdas lagi berguna bagi bangsa. And Dija will be one of them.

  18. ica puspita says:

    saya terharu membacanya… Dija pasti senang membaca surat ini saat ulang tahun ke 17.. salam hangat mbak :’)

  19. ica puspita says:

    saya terharu membacanya.. semua sayang Dija, salam hangat mbak :’)

  20. ysalma says:

    salam sayang juga dija
    semuanya begitu mencintaimu :)

  21. Pasti cantik menik-menik kelak ketika 17 tahun yo say.
    semoga berjaya
    salam hangat dari Surabaya

  22. Lidya says:

    Semoga masih bisa lihat DIja kalau sudah besar

  23. d e w o says:

    Hiks… Jadi terharu sangat.
    Jadi pengen nulis surat utk anak2ku.

    Salam Mbak

  24. elsa says:

    Subhanallaaaaaaah….
    terima kasih sudah mengirimkan surat yang begitu penuh perasaan buat Dija….
    aku terharuuuu

    terima kasiiiih

  25. Bang Iwan says:

    Moga baby Dija bisa menyimpan Surat ini dan membacanya kembali disaat usianya 17 tahun nanti sebagai Surat dari Seorang yang menjadi pemenang Kontes.
    Apa kabar Mbak… Kangen baru sempat mampir.

  26. alamendah says:

    (Maaf) izin mengamankan KEDUAX dulu. Boleh, kan?!
    Betul2 hari Dija Sedunia, ki…
    Selamat Dija.

  27. batavusqu says:

    Salam Takzim
    Dija dan karta sahabatku lho
    Salam Takzim Batavusqu

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>