Bapak Ibu DPR terhormat akan SPA di gedung baru seharga Rp 1,168 triliun…..!
Ha…..?
SPA….? Apa itu…???
SPA = Solus Per Aqua , artinya terapi air, tetapi SPA telah berkembang, dan jika kita memasuki Ruang SPA, maka yang akan di dapatkan adalah terapi untuk pijat seluruh badan, luluran/body scrub, masker pemutih, terapi dengan musik, aromatherapy, mandi susu/mandi aromatherapy dan snack berupa kue-kue dan minum jahe hangat atau teh panas.
Jadi….
SPA adalah tempat kecantikan, perawatan tubuh, kesehatan, kebugaran dan kenyamanan.
Pantaskah Bapak/ Ibu Anggota DPR yang terhormat ini diberi fasilitas SPA???
Sangat Tidak Pantas………
Anda Bapak/Ibu DPR adalah Dewan Perwakilan Rakyat bukan DPR = Di Pijat Rakyat.
Dipilih untuk memperjuangkan Rakyat
Dipilih untuk membawa aspirasi rakyat
Dipilih untuk melihat nasib rakyat
Edan………..
Anda Bapak/Ibu DPR seperti manusia tak punya hati nurani, Datang Rapat mengantuk, tidur, molor.
Anda lelah duduk di ruang rapat…???????
Bapak/Ibu DPR …. Tahukah anda bagaimana lelahnya para petani mencakul di sawahnya dan hasil jerih payahnya akan turut anda nikmati dengan mandi SPA di gedung DPR. Pantaskah……?
Tahukah anda, betapa lelahnya para tukang sampah menyapu pinggiran jalan untuk membersihkan bekas mobil anda…..?
Para Guru berteriak di depan kelas, menghadapi ratusan karakter manusia dengan beban mental dan emosi yang luar biasa.
Kami tahu anda lelah Bapak/Ibu DPR… Tapi. pakai mata anda untuk melihat pemulung yang lelah mencari sesuap nasi.
APa gaji anda tak cukup untuk pergi ke SPA……?? Apakah anda harus mengorbankan kebutuhan rakyat ini demi kenyamanan dan relaksasi otak dan otot anda…..?
Saya katakan betapa tak manusiawinya anda sebagai Wakil rakyat menerima begitu saja fasilitas untuk diri anda, sementara jutaan rakyat tak makan, tak sekolah, tak memiliki tempat tinggal, tak sehat….
DPR pijat SPA dari hasil keringat Rakyat………!
Bobrok sekali mental dan moral anda……….!
Tahukah anda, betapa berharganya dana membangun fasilitas SPA anda itu untuk orang-orang yang sudah memilih anda menjadi wakilnya.
Betapa berharganya bagi rakyat yang anda injak-injak kepala, peluh dan keringatnya dana untuk membangun fasilitas SPA demi masa depan generasi bangsa yang sudah mulai bobrok ini.
Mau Anda kemanakan harga diri bangsa ini wahai…. Bapak/Ibu pemimpin Indonesia……….
Jangan jadikan diri anda Penjajah di negeri sendiri. Penjajah rakyat jelata.
Haruskah Anggota DPR dipijat SPA oleh keringat dan jerih payah Rakyat Jelata…….??????



satu lagi suara blogger menyuarakan harapan pada DPR(Di Pijat Rakyat… Di Pilih Rakyat..) tapi tampaknya gedung baru tetap dibangun lho !!
Salam kenal dan salam persahabatan
^_^, no komen mba
ayo posting lagi. semangat!
tega bgt DPR begitu padahal yg milih mereka ya rakyat jg kok..masa makan uang rakyat juga….udah gt buat foya2 itu namanya…
Sahabat sejati..
Dalam nuansa hari yang suci ini
Dengan semangat hati yang bersih
Sedjatee dan keluarga menyampaikan:
Mohon maaf lahir dan batin
Semoga sukses selalu
Sedj
http://sedjatee.wordpress.com
sibuk sekali ya bu lama nggak wara wiri
menyedihkan sekali ya.
taqobbal ya kariim
maaf lahir batin
*mau tanya, kirim bukunya sudah nyampe belum mbak? kalau belum nanti coba saya kirim yang baru, alamatnya masih yang waktu itu dikirim ke email kan?
Ck…ck…ck… sungguh terlalu!!! Gak tau malu mereka itu, kok ya mumpung banget. Coba kalo mereka gak berstatus “anggota DPR yang terhormat”, pasti mereka berdiri di garis depan untuk menolak ide itu.
BETUL SEKALI! UUUH MEREKA ITU BUKANNYA MEMPERMUDAH RAKYAT TAPI MALAH BIKIN SUSAH.
hah … DPR emang payah sekali mbanget …
untung bukan anggota dpr
wah ga berani deh.. post ttg DPR..
met lebaran Mpok, mangap lair batin ye
Datang lagi, nengok Mbal Lely…
[...] Belum lagi dasas desus tentang pembuatan fasilitas umum yang ternyata skala keumuman itu ditinjau dari sudut pandang fasilitas mewah seperti kolam renang, panti pijat, restoran dan yang lebih heboh adalah fasilitas kebugaran yang didalamnya terdapat SPA (Solus Per Aqua). [...]
sesuai dengan namanya
DPR = Dewan Penjajah Rakyat.
DPR = Dewan Penipu Rakyat.
nggilani tenan..!!!!!
wong ndeso saja minta spa segala sih rek…
mbok ya sadar…
kalau teriak soal hidup sederhana dan penghematan kok kenceng sekali…..
halah..halah…halah….mbok ingat asalmu darimana…..
Inilah Indonesia, buat apa ngurusi hal-hal yang tidak penting seperti kebutuhan rakyat yang telah menjadikan mereka duduk disana. Bukankah dengan gedung baru mereka tidak rugi? bukankah yang dipakai adalah uang rakyat? yang terpenting adalah urusan pribadi dan kelompok mereka, wong dulu juga mereka habis jutaan bahkan milyaran untuk bisa sampai ke gedung yang ‘katanya’ sudah miring itu…
Masih banyak rakyat yang hanya untuk makan saja masih susah..
kalau aku boleh saran , sebaiknya kalau nanti jadi ada SPA tsb, utamakan ada perawatan khusus ”terapi telinga” agar mereka tidak (pura2) tuli lagi, tdk mendengarkan suara hati rakyat .
salam
Itu memang ide gila.
Gak tahu diri. Dia harus lihat di luar sana masyarakat miskin kesulitan membeli sembako, bahkan untuk kasih makan keluarganya hari itu saja belum tentu bisa.
Uang sebanyak itu bisa dipakai untuk banyak hal bermanfaat bagi masyarakat.
Ada2 saja!
la itukan aspirasi rakyat yang pingin dipijat dan hidup enak
makanya DPR enak dulu, rakyat belum tentu
Bu Lely …
Saya lebih baik no comment …
(dari pada nanti saya mencak-mencak disini karena geram sangat)
Spa ?? di gedung parlemen … OMG
Salam saya Bu Lely …
Saya bisa jadi DPR nggak ya…
Atau, DPRnya diganti dengan anak SMP ajah???
Salam!
DPR kok ada2 saja ya, belagu banget.
Takutnya malah kelamaan di SPA daripada di ruang sidang.
Amit2 kok wakil saya itu
salam sayank selalu dari Surabaya
sebagai rakyat saya bangga, nggak sia2 saya dulu ikutan pemilu.
ternyata wakil2 yg saya pilih sungguh jd manusia yg sangat kreatif membalikkan modal dng cara cepatttt!!!!!
Oyen mo ikutan nyalon, kalo kepilih biar ikut dipijat
oyennnnnnnnnnnnnn
niatna ndak baik.. pantes ndak diterima nyalonn nya…
ya dah nyalon di salon Mbok Juminten aja.. hahaahahaha.
biar bisa nyalonin semua anak kampung jengkoll
MERDEKA..!!!!
Mantap kak Lel….
harusnya tulisanmu ini kau kirimkan ke DPR kak, biar melek mata mereka tu…
Semoga Indonesia bisa lebih baik…
tak tau aku alamatnya iyha…..
mereka telah buta mata hati dan pikirannya
sangat menyedihkan dan menyakitkan mas