Antara gelap dan terang
Selubung senja menyapa
Kilat bersambut menyapa langit
Bulan datang terlalu siang
Dengan wajah yang lebih pucat
Angin lebih dingin dari biasanya
Menghujam keras menyusup ke dalam jantung
Biru langit bercambur kelam
Kilat menari-nari tak perdulikan pucat warna rembulan
Meski selubung senja tak lagi memerah
Selubung senja perlahan mundur
Bulan tak lagi sepucat tadi
Gelap menggantikan senja diantara suara burung hantu
Angin semakin ngilu menusuk ke dalam tulang
Suara riuh saling bersahutan
katak-katak bernyanyi tak perdulikan langkah kaki
Selubung senja terganti oleh malam
Dingin tertawa bersama suara malam
Rembulan bersinar terang
Kilat pun enggan untuk saling menyapa
Langit menjadi biru meski kelam
Selubung senja menyingkir menepi


