Perpisahan di tahun 2006 itu menghancurkan semangatku, Sakit. Lima tahun berlalu seperti angin tanpa bekas. Dia, wanita yang kuanggap sahabat telah menghancurkan kisah kita. Meskipun kau tak pernah mengakuinya. Coba memaafkanmu, tapi hatiku semakin teriris, sakit sekali.
Sore itu disebuah restoran tanpamu, sebuah SMS perkenalan membawaku ke dunia yang berbeda. Aku tidak mengenal wajahnya, tapi dia menemani hari-hariku dalam tawa dan senyum, menenggelamkan sepiku dalam setiap desahan nafas dan suaranya. more…


