Tag-Archive for » memaafkan «

Cermin Berhikmah

Setiap hari di Sekolahku…..

“wass..wuss..wess..wosss.” terdengar suara orang-orang berbisik setiap kali aku melewati jalan menuju ruang kelasku. Kepalaku tertunduk dan sesekali kuberikan senyuman kepada mereka yang memandangku aneh dan sedikit sinis.

“fuihhhh..” ada yang meludah tepat di ujung sepatuku yang warnanya tak lagi hitam, tetapi sudah abu-abu kusam termakan oleh waktu, dan kubersihkan dengan sisa potongan kertas yang kugenggam sejak dari gerbang sekolah. Sampah yang mungkin dibuang tidak sengaja oleh salah seorang murid.

“hey… Lihat perempuan gundul itu sudah datang !.. Ha…ha…ha..ha..ha…..” gerai tawa anak-anak berseragam abu-abu menyambutku di pintu kelas.

“sudah gundul..sepatunya butut…kesekolah aja jalan kaki..! ha..ha…ha..ha” celotehan dan gelak tawa mereka semakin riuh tak karuan berputar bergantian di sekelilingku. more…

Membayar Harga

“Na.. Aku kesal dengan wanita itu..”

“aku tak pernah bisa memaafkannya..”

“huuhhh……Menyebalkan”

Setiap bertemu dengan Ryana, Jessy selalu saja menceritakan soal itu-itu saja, tentang apa yang telah dilakukan seorang wanita kepadanya.

Coba saja aku bisa melupakannya!” Jessy mulai lagi mengeluh dan menceritakan kembali kejadian menyakitkan yang dialaminya karena wanita tersebut.

Sebenarnya Ryana sudah muak mendengar cerita lama yang berulang-ulang , tapi karena perasaan sayang terhadap sahabatnya, maka dia tidak mau menambah persoalan di hati Jessy.

Kamu benar-benar mau melupakannya atau gak sih Jes..?” tanya Ryana dengan pandangan tajam ke mata Jessy. more…

Peperangan jiwa

“aku tidak bisa memaafkanmu….” kata-demi kata terus berperang di dalam jiwanya….tapi bibirnya diam mengatup, hanya matanya yang menerawang menatap kosong…

Semua peristiwa itu telah berlalu lama, tetapi peperangan jiwa sering sekali muncul dan menghancurkan ketentraman hatinya. kemudian dia menangis dan memeluk guling di kamarnya. Pria yang terus menghampiri kekosongan jiwanya, pria yang tak pernah bisa hilang dari ingatannya.

“aku sudah mencoba.. tapi aku tidak pernah bisa..!” more…